Kerusakan terumbu karang dan kerumunan ikan yang susah payah mencari makan. Itulah yang dilihat penari, koreografer, dan dosen Eko ”Pece” Supriyanto (46) tatkala masa-masa awal berkarya di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara.

Anda harus memiliki akun dan berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas untuk melanjutkan membaca. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses ke semua berita bebas akses selama 7 hari!